3 Keunggulan Pentavalen dibandingkan Program Imunisasi ‘Lama’

Vaksin pentavalent Bio Farma merupakan vaksin produksi anak bangsa
Vaksin Pentabio merupakan vaksin pentavalent produksi Bio Farma yang akan digunakan pemerintah dalam program imunisasi rutin. Untuk diawal akan dipergunakan di 4 provinsi yaitu DIY, NTT, Bali, dan Jawa Barat.

Mulai tahun ini Kemenkes RI menegaskan akan memulai kebijakan perkenalan imunisasi baru, yang disebut juga pentavalen (DPTHBHib). Vaksin kombinasi antara DPT, HB, dan Hib ini ditengarai lebih unggul jika dibandingkan program imunisasi sebelumnya yang diberikan satu persatu pada anak. Apa sajakah keunggulannya?

“Kita perlu vaksin baru jika penyakit yang ada angka kematiannya tinggi. Pneumonia saat ini dikatakan sebagai penyebab kematian terbesar pada anak dan sekitar 23 persen pneumonia yang serius pada anak disebabkan oleh bakteri Hib. Itulah mengapa vaksin baru ini dinilai perlu,” ujar Prof Dr dr Sri Rezeki S. Hadinegoro, SpA(K), Ketua Satgas Imunisasi IDAI, dalam press briefing yang disampaikan di Gedung Kemenkes RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (20/8/2013).

Prof Sri menilai ada beberapa keunggulan vaksin Pentavalen (DPTHBHib) jika dibandingkan dengan program imunisasi yang lama, antara lain:

1. Mengurangi ‘kesakitan’ pada anak

Meskipun dirasakan tidak penting, namun Prof Sri menyampaikan bahwa hal ini sangat bermanfaat bagi si anak. Menurutnya, imunisasi yang diberikan dengan cara disuntik ini tidak dipungkiri memberikan rasa sakit dan trauma pada anak.

“DPT, HB, dan Hib masingmasing diberikan 3 kali tiap anak. Bisa dihitung berarti totalnya si anak disuntik 9 kali. Sedangkan jika diberikan imunisasi pentavalen, anak berarti hanya akan disuntik 3 kali. Karena setiap kali disuntik sudah ‘kombinasi’ dari ketiga jenis vaksin tersebut,” ungkap Prof Sri.

2. Mengurangi kunjungan ke posyandu

“Kunjungan ke posyandu atau puskesmas tentu akan membutuhkan biaya, khususnya jika keluarga tersebut berada di daerah yang memang puskesmasnya masih sedikit,” papar Prof Sri.

Selain itu, jika memang ibu dari anak merupakan ibu yang bekerja maka pemberian imunisasi pentavalen ini dinilai oleh Prof Sri akan membantu ibu mengatur waktu lebih efisien, karena berarti kunjungan ibu ke posyandu juga akan berkurang frekuensinya.

3. Mengurangi risiko 6 penyakit sekaligus

Imunisasi pentavalen (DPTHBHib) diketahui merupakan kombinasi dari vaksin DPT, HB, dan Hib. DPT diketahui merupakan vaksin yang digunakan untuk mengurangi risiko penyakit difteri, pertusis (batuk 100 hari), dan tetanus. Sementara HB merupakan vaksin untuk mengurangi risiko penyakit hepatitis B.

“Hib sendiri diketahui bisa mengurangi risiko penyakit seperti meningitis dan arthritis,” ungkap Prof Sri.

(vit/vit) sumber : http://health.detik.com/read/2013/08/20/191801/2335580/763/3keunggulanpentavalendibandingkanprogramimunisasilama?l771108bcj

 

Please Post Your Comments & Reviews

Your email address will not be published. Required fields are marked *