Jenis Hepatitis dan Penanganannya

Beberapa orang kadang terlambat mengetahui bahwa dirinya menderita infeksi hati atau hepatitis karena gejalanya yang tidak mudah dikenali. Hepatitis adalah penyakit menular yang akan berbahaya jika telah mencapai kondisi kronis. Gejala hepatitis yang umum antara lain adalah sakit, kelelahan, kulit dan mata berwarna kekuningan, dan mual.

Virus hepatitis terdiri dari beberapa jenis yaitu hepatitis A, B dan C. Semua jenis hepatitis menyebabkan peradangan hati. Jika penyakit ini terlambat dideteksi dan telah berkembang menjadi kronis, akan menimbulkan bekas luka pada hati. Kondisi tersebut disebut sirosis dan dapat membatasi fungsi hati. Bekas luka tersebut dapat mengembangkan kanker pada selsel hati. Oleh karena itu tujuan pengobatan terhadap hepatitis adalah untuk mencegah sirosis dan kanker hati. Berikut jenis hepatitis dan cara menanganinya, antara lain:

1. Hepatitis A
Hepatitis A adalah jenis yang paling ringan tetapi mudah menular. Virus hepatitis A ditemukan pada kotoran dan biasanya ditularkan melalui air yang terkontaminasi atau makanan. Biasanya hepatitis dapat sembuh dengan sendirinya. Infeksi dapat dicegah dengan vaksin hepatitis A dan menjaga kebersihan lingkungan dengan baik.

2. Hepatitis B
Hepatitis B jauh lebih berbahaya daripada hepatitis A dan dapat menular melalui darah. Jenis hepatitis ini biasanya dikenali sebagai penyakit kelamin karena ditularkan terutama melalui darah, air mani atau cairan tubuh lain saat berhubungan seks. Infeksi hepatitis B dapat dicegah dengan menggunakan kondom ketika berhubungan seks dan vaksin hepatitis B yang biasanya dikombinasikan dengan vaksin hepatitis A. Vaksin dapat menekan perkembangan virus dalam hati sehingga infeksi tidak menjadi parah. Akan tetapi, virus hepatitis B mungkin masih akan menetap dalam tubuh meskipun telah dilakukan pemulihan terhadap infeksi. Ketika sistem kekebalan tubuh menurun, virus akan berkembang lagi.

3. Hepatitis C
Seperti hepatitis B, hepatitis C adalah salah satu penyakit menular yang termasuk salah satu dari daftar penyakit yang harus diperangi di seluruh dunia, menurut WHO. Hepatitis C paling sering berkembang menjadi kronis. Hepatitis C dapat ditularkan melalui transfusi darah atau bergantian menggunakan jarum suntik ketika memakai narkoba. Proses transfusi darah harus melewati screening terhadap kemungkinan adanya virus hepatitis C untuk mencegah penularan. Penggunaan obat untuk menyembuhkan infeksi hepatitis C memerlukan waktu yang sangat lama. Infeksi akan benarbenar dapat dipulihkan dalam dua atau tiga tahun menjalani pengobatan. (ir/ir)

sumber : http://health.detik.com/read/2012/07/31/143016/1979407/763/jenishepatitisdanpenanganannya

Please Post Your Comments & Reviews

Your email address will not be published. Required fields are marked *