Memilih Termometer yang Tepat untuk Bayi

Termometer yang paling baik adalah termometer yang mudah dipakai, bisa mengukur dengan cepat dan akurat. Sebaiknya pilih termometer digital. Beberapa termometer digital secara khusus didesain untuk dipakai di rektum, tetapi kebanyakan bisa dipakai di dubur, di mulut, atau di bawah ketiak. Ketahui mana pengukur suhu yang paling tepat.

- Pengukuran lewat rektum
Sebenarnya ini adalah termometer yang bisa memberikan hasil paling akurat. Pada bayi baru lahir sampai usia tiga bulan, pengukuran suhu tubuh yang akurat sangatlah penting. Tetapi tidak semua bayi merasa nyaman dengan termometer rektum. Selain itu memasukkan termemoter ke dalam dubur juga bisa merangsang ususnya sehingga setelah diukur suhu tubuhnya biasanya bayi langsung buang air besar. Selalu bersihkan ujung termometer dengan alkohol atau sabun sebelum dan setelah digunakan. Selain itu olesi ujung termometer dengan baby oil untuk memudahkan memasukannya ke dubur.

- Pengukuran lewat telinga
Pengukuran suhu lewat termometer ini sebenarnya paling cepat dan mudah. Masalahnya adalah diperlukan posisi yang tepat untuk mendapatkan hasil yang akurat dan konsisten. Kotoran telinga juga bisa membuat hasil bacaan tidak akurat. Termometer telinga tidak disarankan untuk bayi berusia di atas 6 bulan karena saluran telinga sudah berkembang sehingga lebih sulit memasukkan sensor termometer dengan tepat.

- Pengukuran lewat ketiak
Sebagian besar dokter merekomendasikan pengukuran suhu tubuh bayi lewat ketiak. Ini disebut juga dengan axillary temperature. Metode ini mudah, nyaman, aman, dan bisa memakai termometer digital biasa. Kelemahannya adalah termometer yang dipakai di ketiak umumnya kurang akurat. Biasanya bacaan suhu lewat ketiak sekitar dua derajat lebih rendah dibanding dengan pengukuran lewat rektum. Sebagian dokter anak tidak menyarankan pengukuran suhu lewat ketiak untuk bayi kurang dari tiga bulan. Untuk pengukuran lewat ketiak, buka pakaian anak dan pastikan ketiaknya kering. Jaga agar posisi termometer tidak berubah selama pengukuran.

- Pengukuran lewat mulut
Pengukuran lewat mulut sebaiknya hanya dilakukan pada anak berusia di atas 4 tahun karena dibutuhkan waktu lebih lama untuk pengukuran.

sumber : http://health.kompas.com/read/2012/12/05/08181146/Memilih.Termometer.yang.Tepat.untuk.Bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

WP Socializer Aakash Web