Waspada Akan Bahaya Bakteri Haemophilus Influenza Tipe B ( HIB )

Apakah  HIB ?

Haemophilus Influenza Tipe B adalah kuman penyebab utama pneumonia ( radang paru ) dan meningtis ( radang selaput otak ) terutama pada anak berumur kurang dari 5 tahun. WHO menyatakan bahwa saat ini Hib merupakan penyebab dari 3 juta kasus meningitis dan pneumonia di dunia, dengan 400.000 kematian setiap tahunya. Di, Indonesia dilaporkan bahwa Hib ditemukan pada 33% di antara kasus meningitis dan bertanggung jawab terhadap 5 – 18 % kejadian pneumonia.

Fakta Bakteri HIB Penyebab Meningitis
Fakta Bakteri HIB Penyebab Meningitis

 

Merujuk pada beberapa jenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri HIB, salah satunya adalah penyakit Meningtis. Sebelum ditemukan vaksinnya, Meningtis ( radang selaput otak ) yang terjadi di Amerika serikat paling sering disebabkan oleh HIB. Anak yang mengalami Meningtis menunjukan gejala – gejala, seperti kaku kuduk, penurunan kesadaran, demam, kejang, hingga kematian. Selain Meningitis, HIB juga sering menyebabkan Pneumonia ( radang paru – paru ), Epiglotitis ( peradangan dilokasi pita suara sehingga pembengkakan dapat menghalangi jalan napas ), Sepsis ( infeksi berat yang menyebar di aliran darah ), Artritis ( radang sendi ), dan Osteomielitis ( radang jaringan tulang ).

Seberapa Menularkah Penyakit HIB itu ?

Apabila terdapat 10 anak sehat berusia dibawah 4 tahun ( belum pernah diimunisasi HIB dan belum pernah terinfeksi HIB ) terpapar dengan satu orang yang terinfeksi HIB, minimal 1 dari 10 orang ini akan terinfeksi.

Pencegahan

Pastinya untuk pencegahan penyakit Hib dengan memberikan Vaksin Hib. Anak anda akan menerima 3 atau 4 dosis, tergantung pada vaksin yang digunakan. Dosis vaksin direkomendasikan pada usia ini, diantaranya :

  1. Dosis pertama : Usia 2 bulan.
  2. Dosis kedua : Usia 4 bulan.
  3. Dosis ketiga : Usia 6 bulan ( jika diperlukan, dan sesuai anjuran dari dokter ).
  4. Dosis akhir : Booster/12 – 15 bulan.

Vaksin Hib dapat diberikan sebagai bagian dari vaksin kombinasi. vaksin kombinasi yang dibuat ketika dua atau lebih jenis vaksin digabungkan bersama-sama ke satu tembakan, sehingga satu vaksinasi dapat melindungi terhadap lebih dari satu penyakit.

*Dokter atau orang yang memberikan Anda vaksin dapat memberikan informasi lebih lanjut.

(Dari berbagai sumber)

Please Post Your Comments & Reviews

Your email address will not be published. Required fields are marked *