Bahaya Rubella Pada Ibu Hamil

Poetri | Rabu, 8 Mei 2019

Rubella adalah penyakit menular yang sering menyerang anak-anak. Ini menyebabkan gejala seperti ruam, demam, dan mata merah. Biasanya ringan terjadi pada anak-anak, tetapi Rubella bisa lebih serius pada wanita hamil.

Melansir laman depkes.go.id, berdasarkan Data Kementerian Kesehatan, adapun jumlah total kasus suspek Rubella yang dilaporkan antara tahun 2014 sampai dengan Juli 2018 tercatat sebanyak 5.737 positif Rubella.

Infeksi virus Rubella menyebabkan kerusakan paling parah ketika menyerang pada wanita hamil terutama di masa awal kehamilan, pada 12 minggu pertama (trimester pertama). Infeksi rubella pada ibu hamil bisa menyebabkan keguguran atau kecacatan permanen pada bayi yang dilahirkan atau dikenal dengan Congenital Rubella Syndrome (CRS). CRS dapat memengaruhi hampir semua hal dalam tubuh bayi yang sedang berkembang.

Bentuk kelainan pada Congenital Rubella Syndrome (CRS), dapat berupa:

  • Tuli
  • Katarak
  • Cacat jantung
  • Kecacatan intelektual
  • Kerusakan hati dan limpa
  • Berat badan lahir rendah
  • Ruam kulit saat lahir

Sementara, komplikasi yang kurang umum dari Congenital Rubella Syndrome (CRS), dapat berupa:

  • Glaukoma
  • Kerusakan otak
  • Masalah tiroid dan hormon lainnya
  • Peradangan paru-paru

Pencegahan penyakit Rubella paling efektif dengan vaksinasi. Maka dari itu, penting bagi wanita untuk mendapatkan vaksinasi sebelum mereka hamil. Bagi wanita yang berencana hamil harus memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan mereka divaksinasi sebelum hamil, melalui imunisasi dengan vaksin MR (Measles Rubella). Namun, jika ibu hamil terkena Rubella atau terpapar Rubella saat sedang hamil, sebaiknya segera hubungi dokter.

Sumber artikel:

https://www.webmd.com/a-to-z-guides/what-is-rubella#1

http://www.depkes.go.id/article/view/18080200003/we-must-concern-about-health-potential-risk-of-mr-unvaccinated-children-minister-of-health.html

http://www.depkes.go.id/article/view/18082400002/fatwa-mui-bolehkan-imunisasi-campak-dan-rubella-kemenkes-fokus-turunkan-beban-dan-dampak-penyakit-te.html

https://www.cdc.gov/rubella/pregnancy.html#