Benarkah Tetanus Dapat Menyebabkan Kematian?

Poetri | Minggu, 23 Juni 2019

Sepintas, gejala penyakit tetanus sangat menyeramkan. Benarkah tetanus dapat menyebabkan kematian. Tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh racun bakteri yang memengaruhi sistem saraf, menyebabkan kontraksi otot yang menyakitkan, terutama pada otot rahang dan leher. Tetanus umumnya dikenal sebagai “lockjaw”, yang dapat mengganggu kemampuan untuk bernapas dan mengancam hidup seseorang.

Penyebab tetanus ialah bakteri Clostridium tetani, yang biasa ditemukan di tanah, debu, dan kotoran hewan. Ketika bakteri masuk ke dalam tubuh melalui luka, mereka tumbuh menjadi bakteri yang dapat menghasilkan racun yang kuat, tetanospasmin. Toksin akan merusak saraf yang mengendalikan otot-otot (motor neuron), yang pada akhirnya menyebabkan kekakuan dan kejang otot.

Tetanus bisa sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan cepat dan benar. Bahkan komplikasi yang ditimbulkan dari tetanus dapat menyebabkan kematian. Setelah toksin tetanus mengenai ujung saraf, sangat mustahil untuk dikeluarkan. Pemulihan total dari infeksi tetanus membutuhkan ujung saraf baru untuk tumbuh, yang bisa memakan waktu hingga beberapa bulan.

Tidak ada obat untuk tetanus, hanya saja pengobatan berfokus pada penanganan komplikasi sampai efek toksin tetanus hilang.
Namun tetanus dapat dicegah dengan memberikan vaksinasi. Vaksin Pentavalent merupakan vaksin yang efektif melawan kuman tetantus. Partikel pada vaksin Pentavalent secara simultan dapat menginduksi sistem kekebalan tubuh untuk melawan dan mencegah efek kuman tetanus pada tubuh.

Berikut komplikasi infeksi tetanus yang bisa berbahaya hingga mengancam jiwa seseorang:

Patah tulang

Tingkat keparahan kejang dari tetanus dapat menyebabkan tulang belakang dan tulang lainnya patah.

Penyumbatan arteri paru-paru (pulmonary embolism)

Gumpalan darah yang telah berpindah dari tempat lain di tubuh, dapat memblokir arteri utama paru-paru atau salah satu cabangnya.

Tetanus Menyebabkan kematian

Kejang otot yang diinduksi tetanus (tetanik) yang parah dapat mengganggu atau menghentikan pernapasan. Kegagalan pernafasan menjadi penyebab kematian paling umum penyakit tetanus. Kurangnya pasokan oksigen pada penderita tetanus juga dapat menyebabkan henti jantung dan kematian. Tidak hanya itu, pneumonia juga menjadi penyebab kematian lain penyakit tetanus.

Sumber artikel:

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tetanus/symptoms-causes/syc-20351625
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4186014/