Agar Anak Nyaman Setelah Imunisasi Pentavalent

Poetri | Senin, 17 Juni 2019

Vaksinasi berguna untuk melindungi penyakit. Agar anak nyaman setelah imunisasi pentavalent, orangtua perlu melakukan beberapa langkah. Asal tahu saja, vaksin Pentavalent merupakan gabungan vaksin dasar DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus) HB (Hepatitis B) dan HiB (Haemophilus influenzae tipe b). Vaksin ini mampu mencegah dan melindungi anak dari lima penyakit seperti difteri, tetanus, pertusis (batuk rejan), hepatitis B dan Haemophilus influenzae tipe b (Hib).

Biasanya, beberapa anak akan mengalami reaksi yang berbeda-beda pada tubuhnya, setelah mendapatkan vaksin Pentavalent. Vaksin ini belum dikaitkan dengan apa pun efek samping yang serius. Namun, terdapat beberapa reaksi dari vaksin Pentavalent, yaitu:

Kemerahan, pegal, bengkak, dan nyeri di tempat suntikan

Demam, rewel, muntah, kehilangan selera makan, dan kelelahan kadang-kadang terjadi 1 hingga 3 hari setelah vaksinasi.

Meski jarang terjadi, namun bisa menimbulkan reaksi yang lebih serius, seperti kejang, menangis tanpa henti selama 3 jam atau lebih, atau demam tinggi (di atas 39,5 derajat celcius)

Agar bayi atau anak nyaman setelah imunisasi Pentavalent, berikut beberapa tips yang bisa membantu:

1. Selalu berada di dekat anak

Selalu berada di dekat anak, membuat anak merasa nyaman dan tenang. Luangkan waktu setidaknya 3 sampai 4 jam untuk anak setelah mereka vaksinasi.

2. Pakaikan anak baju yang tipis dan nyaman

Pakaian dengan bahan yang tebal dan panas, akan membuat anak semakin tidak nyaman setelah suntik vaksin Pentavalent. Maka dari itu, pakaikan anak baju yang berbahan tipis dan nyaman ketika dikenakan.

3. Pastikan tubuh anak tetap terhidrasi

Pastikan anak mendapatkan cairan yang cukup sehingga tubuhnya tetap terhidrasi setelah vaksinasi. Sebaiknya, konsultasi terlebih dahulu dengan dokter tentang cairan apa yang dibutuhkan anak selain air putih.

4. Jaga agar rumah memiliki ventilasi yang baik

Usahakan agar ruangan di rumah tetap berventilasi baik dan suhunya harus nyaman untuk anak. Idealnya, suhu harus berada dalam 18 ° Celcius (65 ° Fahrenheit). Selain itu, biarkan juga jendela rumah tetap terbuka, supaya angin dapat masuk ke rumah.

5. Beri parasetamol

Berikan bayi atau anak parasetamol atau ibuprofen jika tubuhnya demam dan mulai terasa tidak nyaman setelah vaksinasi. Parasetamol cocok untuk bayi yang berusia kurang dari 2 bulan, dan yang tidak lahir prematur. Sementara Ibuprofen, tepat bagi bayi berusia 3 bulan ke atas.

Jika suhu bayi di atas 39,5 derajat celcius , maka segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber:

https://www.cdc.gov/vaccines/hcp/vis/vis-statements/dtap.html

https://parenting.firstcry.com/articles/fever-after-vaccination-in-babies/

https://www.gavi.org/support/nvs/pentavalent/

https://lifestyle.kompas.com/read/2013/08/20/1534312/Vaksin.Pentavalen.Resmi.Digunakan

http://www.searo.who.int/india/topics/routine_immunization/Pentavalent_vaccine_Guide_for_HWs_with_answers_to_FAQs.pdf

https://www.nhs.uk/conditions/vaccinations/6-in-1-vaccine-side-effects/