Imunisasi Dasar Lengkap

Poetri | Rabu, 8 Mei 2019

Imunisasi dasar lengkap penting untuk melindungi bayi. Setiap bayi di bawah umur 1 tahun, harus mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Imunisasi dilakukan untuk mencegah berbagai penyakit pada bayi, melindungi dari wabah, kecacatan dan kematian. Imunisasi tidak membutuhkan biaya besar, dan bisa mendapatkannya secara gratis di Posyandu.

Dilansir dari depkes.go.id, ada 5 jenis imunisasi yang diberikan secara gratis di posyandu, dan anak wajib mendapatkannya secara lengkap sebelum berusia 1 tahun, yang diikuti dengan imunisasi lanjutan pada Batita dan Anak Usia Sekolah. Berikut imunisasi dasar lengkap: 

1. Hepatitis B

Vaksin hepatitis B diberikan ketika bayi baru lahir untuk mencegah penularan hepatitis B dari ibu ke anak saat proses kelahiran. Penyakit hepatitis B dapat menyebabkan pengerasan hati yang berujung pada kegagalan fungsi hati dan kanker hati.

2. BCG

Vaksin ini hanya diberikan satu kali pada usia 1 bulan untuk mendapatkan kekebalan pada tubuh bayi untuk melawan penyakit Tuberkulosis (TB). 

3. Polio

Vaksin polio mencegah penyakit lumpuh layu yang disebabkan oleh virus polio. Dan wajib diberikan sebanyak 4 kali pada bayi berusia 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan.

4. Campak

Vaksin campak untuk mencegah penyakit campak. Komplikasi penyakit campak dapat menyebabkan radang paru berat (pneumonia), diare dan radang otak.

Penyakit Campak sangat menular dan bisa menyebabkan kematian tetapi penyakit ini dapat dicegah dengan imunisasi. Pengendalian Campak di Indonesia diawali pada tahun 1982. Program Imunisasi Nasional diperluas dan mulai menerapkan jadwal standar untuk imunisasi rutin vaksin Campak diberikan pada anak usia 9 bulan.

Pada tahun 2014, untuk lebih meningkatkan kekebalan pada anak-anak, maka dikeluarkan kebijakan pemberian imunisasi Campak lanjutan pada anak usia 18-24 bulan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 12 Tahun 2017.

5. DPT-HB-HIB

Vaksin DPT (difteri, pertussis, tetanus), vaksin HB (hepatitis B), dan vaksin HIB (haemophilus influenza tipe B) diberikan sebanyak 3 kali pada usia 2, 3, dan 4 bulan. Untuk mempertahankan tingkat kekebalan imunisasi, diberikan imunisasi lanjutan sebanyak satu dosis pada usia 18-24 bulan.

Vaksin ini untuk mencegah 6 penyakit, yaitu: Difteri, Pertusis, Tetanus, Hepatitis B, Pneumonia (radang paru) dan Meningitis (radang otak).

Sumber:

http://www.depkes.go.id/article/view/15010200001/lindungi-ibu-dan-bayi-dengan-imunisasi.html
file:///C:/Users/Owner/Downloads/imunisasi%20campak%202018%20(2).pdf