Imunisasi yang Dicover BPJS

Yuni | Senin, 17 Juni 2019

Imunisasi sangat penting dilakukan bagi anak usia balita. Tujuan imunisasi agar bayi dan balita terhindar dari penyakit menular, sakit berat, wabah, cacat dan kematian. Namun, ketika berbicara mengenai imunisasi, tentu banyak orangtua yang bertanya-tanya tentang biaya imunisasi, apakah sepenuhnya akan ditanggung oleh BPJS?

Dikutip dari panduanbpjs.com, setiap bayi lahir biasanya akan dilakukan Imunisasi. Berdasarkan Perpres no.12 Tahun 2013 pasal 21, BPJS memberikan pelayanan imunisasi kepada peserta (bayi) yang di lakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Ada 4 imunisasi dasar yang disediakan BPJS Kesehatan, yaitu BCG (Baccile Calmett Guerin), DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus)-HB (Hepatitis B), Polio dan Campak.

Adapun persyaratannya, vaksin imunisasi dasar diberikan kepada balita yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS dengan penyediaan vaksin oleh Pemerintah, melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama yang terdaftar seperti puskesmas atau klinik setempat. Apabila dari faskes yang terdaftar tidak bisa ditangani, maka akan dirujuk ke puskesmas jejaring.

Adapun batas usia maksimal anak yang mendapatkan imunisasi dasar yang ditanggung oleh BPJS yaitu berusia 9 bulan. Jika imunisasi dilakukan diatas 9 bulan, maka tidak ditanggung BPJS.

Program imunisasi ini merupakan program pemerintah yang telah dianggarkan biayanya, sehingga masyarakat tidak ditarik biaya apapun untuk imunisasi dasar ini.

Peserta juga bisa mendapatkan vaksin di luar vaksin pemerintah di fasilitas kesehatan. Namun untuk mendapatkan vaksin imunisasi lainnya selain yang disebutkan di atas, maka biaya tidak ditanggung pemerintah tetapi ditanggung oleh biaya sendiri.

Sumber:

https://www.panduanbpjs.com/4-jenis-vaksin-imunisasi-yang-disediakan-bpjs-kesehatan/
https://www.panduanbpjs.com/apakah-imunisasi-ditanggung-bpjs-kesehatan/
https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/dmdocuments/0f5f2e7209f8d40f688564599a138a09.pdf