Informasi Lengkap Vaksin Hepatitis B Pada Orang Dewasa

Poetri | Rabu, 13 Maret 2019

Tidak hanya bayi saja, orang dewasa yang belum sebaiknya melakukan vaksinasi hepatitis B. Untuk itu, kita perlu tahu informasi lengkap vaksin hepatitis B pada orang dewasa. Penyakit yang menyerang organ hati ini bisa jadi mengakibatkan penyakit serius seperti kanker hati, sirosis bahkan dapat berujung kematian. Sebenarnya kapan vaksin hepatitis B pada orang dewasa perlu diberikan dan siapa saja yang perlu mendapatkan vaksin hepatitis B pada orang dewasa?

Pentingnya vaksin hepatitis B untuk orang dewasa

Orang dewasa yang belum mendapatkan vaksin hepatitis B seluruhnya perlu mendapatkan vaksinasi tersebut. Penyakit hepatitis B menyebar saat darah, air mani atau cairan tubuh lainnya yang terinfeksi masuk ke dalam tubuh orang yang tidak terinfeksi. Seseorang bisa terinfeksi virus melalui:

Kelahiran (ibu dengan hepatitis B dapat menularkan ke anak saat dilahirkan atau setelah kelahiran)

Benda-benda yang dipakai bersama misalnya pisau cukur atau sikat gigi yang dipakai bersama dengan orang yang terinfeksi.

Kontak luka terbuka atau darah dengan orang yang terinfeksi

Hubungan seks dengan pasangan yang terinfeksi

Penggunaan bersama-sama jarum suntik atau berbagai peralatan injeksi obat-obatan lainnya

Terkena darah dari jarum suntik atau alat tajam lainnya.

Mengingat risiko terinfeksi hepatitis B, maka vaksin hepatitis B untuk orang dewasa menjadi penting. Orang yang memiliki pasangan terinfeksi hepatitis, pengguna narkoba suntik, tenaga medis yang berhubungan dengan darah maupun cairan tubuh manusia serta pengidap HIV perlu mendapatkan vaksinasi hepatitis B.

Dosis vaksin hepatitis B untuk orang dewasa

Individu yang belum vaksinasi hepatitis B tidak memiliki antibody anti-HBs yang penting untuk mencegah penyakit ini. Jika orang dewasa mendapatkan vaksinasi lengkap tiga dosis maka akan membentuk kekebalan tubuh lebih dari 90% yang melindungi dari hepatitis. Vaksin hepatitis B untuk orang dewasa terbagi atas tiga dosis. Dosis pertama dan kedua memiliki jeda waktu 1-6 bulan.

Segera berkonsultasi dengan dokter jika ada kondisi tertentu atau seseorang berisiko tinggi terhadap infeksi hepatitis B. Sebab, dosis tambahan bisa diberikan dua bulan setelah dosis pertama diterima. Efek samping vaksin hepatitis B pada orang dewasa juga umumnya ringan seperti rasa nyeri, kemerahan dan pembengkakan. Segera informasikan petugas kesehatan jika pernah mengalami alergi saat imunisasi.