Mengenal Apa Itu Vaksin MR (Measles dan Rubella)

Poetri | Sabtu, 22 Juni 2019

Sebelum mengenal apa itu vaksin MR (Measles dan Rubella), kita bahas penyakit campak atau measles terlebih dahulu. Campak adalah virus yang sangat menular, disebarkan melalui kontak dengan orang yang terinfeksi melalui batuk dan bersin. Campak menyebabkan demam tinggi, ruam kulit yang parah, batuk, pilek, mata merah dan berair. Beberapa komplikasi yang bisa menyertai campak, yaitu infeksi telinga, diare, radang paru-paru, kerusakan otak, bahkan kematian.

Sementara Rubella, atau dikenal juga dengan nama Campak Jerman, merupakan penyakit ringan, tetapi dapat memiliki konsekuensi serius bagi wanita hamil dan anak-anak. Jika ibu hamil terinfeksi Rubella pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan.

Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubela Kongenital di antaranya meliputi kelainan pada jantung dan mata, pendengaran (tuli sensorineural), kelainan kraniofasial (mikrosefali), gangguan mental/perkembangan, kerusakan tulang serta kerusakan hati dan limpa. Namun, kedua penyakit ini dapat dicegah melalui imunisasi dengan vaksin MR (Measles dan Rubella).

Melansir dari searo.who.int, vaksin MR (Measles Rubella) adalah vaksin hidup yang dilemahkan (live attenuated) berupa serbuk kering dengan pelarut. Kemasan vaksin adalah 10 dosis per vial. Setiap dosis vaksin MR mengandung: 1000 CCID50 virus campak 1000 CCID50 virus rubella.

Vaksin MR diberikan secara subkutan dengan dosis 0,5 ml. Vaksin hanya boleh dilarutkan dengan pelarut yang disediakan dari produsen yang sama. Vaksin yang telah dilarutkan harus segera digunakan paling lambat sampai 6 jam setelah dilarutkan.

Kapan Harus Melakukan Vaksin MR?

Dikutip dari laman depkes, pemerintah Indonesia berkomitmen melakukan upaya pencegahan dengan imunisasi MR, untuk mengeliminasi penyakit Campak dan mengendalikan penyakit Rubella yang bisa menyebabkan Congenital Rubella Syndrome (CRS). Salah satu strateginya dengan melaksanakan Kampanye dan Introduksi Imunisasi Measles Rubella (MR).

Vaksin MR diberikan pada anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama masa kampanye imunisasi MR, Agustus-September 2017 untuk seluruh wilayah di pulau Jawa dan Agustus-September 2018 untuk seluruh wilayah di luar pulau Jawa. Selanjutnya, vaksin MR masuk dalam jadwal imunisasi rutin dan diberikan pada anak usia sembilan bulan, 18 bulan dan anak kelas satu SD/sederajat. Adapun pemberian vaksin ini gratis, tidak dipungut biaya.

Apakah Vaksin MR Aman?

Melansir laman depkes, vaksin yang digunakan telah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Vaksin MR 95% efektif untuk mencegah penyakit Campak dan Rubella. Jadi, vaksin ini aman, bahkan telah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia.

Efek Samping Vaksin MR

Umumnya, vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sama seperti halnya dengan vaksin infeksi lainnya, mungkin ada rasa sakit sementara dan kemerahan di bagian kulit tempat suntikan, demam ringan, ruam dan nyeri otot. Ini merupakan reaksi normal yang akan hilang dalam waktu dua sampai tiga hari setelah vaksin. Adapun kejadian ikutan pasca imunisasi yang serius, sangat jarang terjadi. Meskipun aman, untuk mencegah terjadinya efek samping dari vaksin MR, maka bisa berkonsultasi dengan dokter atau hubungi ke fasilitas kesehatan terdekat jika terjadi efek samping.

Sumber:

https://measlesrubellainitiative.org/learn/the-problem/
http://www.searo.who.int/indonesia/topics/immunization/MR_CAMPAIGN/en/
http://www.depkes.go.id/article/view/17072000002/imunisasi-measles-rubella-lindungi-anak-kita.html
http://www.depkes.go.id/article/view/18080700001/imunisasi-mr-sangat-penting-menkes-tetap-dilaksanakan-dan-kami-beri-kesempatan.html
http://www.depkes.go.id/article/view/18080200002/imunisasi-mr-lindungi-anak-indonesia-dari-kecacatan.html
http://www.searo.who.int/india/topics/measles/faqs_measles_rubella_vaccine_english.pdf
http://www.searo.who.int/indonesia/topics/immunization/petunjuk_teknis_kampanye_dan_introduksi_mr.pdf?ua=1