Vaksin Influenza Pada Orang Dewasa

Poetri | Selasa, 7 Mei 2019

Influenza terjadi pada setiap kalangan mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Badan Kesehatan Dunia atau WHO mengungkapkan bahwa kejadian influenza mencapai 5 juta kasus per tahun. Gejala influenza yang kerap menyerang antara lain demam, nyeri tenggorokan, batuk, pilek, nyeri otot hingga kepala. Pencegahan yang paling efektif adalah dengan vaksin influenza.

Tipe vaksin influenza pada orang dewasa

Ada dua jenis vaksin influenza yaitu trivalent dan quadrivalent. Vaksin trivalent terdiri atas kandungan dua galur virus influenza A (H1N1 dan H3N2) serta satu galur virus influenza B. Sementara vaksin influenza jenis quadrivalent mengandung kandungan yang sama dengan trivalent hanya saja ditambah satu galur virus influenza B.

Vaksin influenza trivalent meliputi:

  • Dosis standar trivalent (IIV3). Vaksin ini diproduksi dengan memakai virus yang ditanam pada telur. Vaksin ini diberikan menggunakan suntikan atau memakai jet injector yang bisa diberikan kepada orang dewasa berusia 18 sampai 64 tahun.
  • Dosisi tinggi trivalent yang diberikan kepada orang di atas 65 tahun
  • Suntikan trivalent kombinasi yang bebas telur untuk orang berusia 18 tahun ke atas.

Kemudian, vaksin influenza quadrivalent meliputi:

  • Suntikan quadrivalent flu diberikan untuk beberapa kelompok usia tertentu.
  • Suntikan quadrivalent intradermal, vaksin ini disuntikkan pada kulit dan memakai jarum yang lebih kecil dan diberikan untuk orang berusia 18 sampai 64 tahun.
  • Suntikan quadrivalent yang mengandung virus yang tumbuh di dalam kultur sel dan digunakan bagi anak-anak berusia 4 tahun ke atas.

Vaksin influenza juga tersedia melalui semprotan di hidung, dan jenis vaksin ini dapat diberikan pada orang sehat yang berusia 2 hingga 49 tahun.

Efek samping vaksin influenza

Efek samping setelah mendapatkan influenza mirip dengan reaksi vaksinasi pada umumnya misalnya nyeri serta muncul kemerahan atau bengkak di area suntikan. Sangat jarang seseorang akan mengalami efek samping yang cukup parah.

Selain itu, orang dewasa yang ingin mendapatkan vaksin influenza harus memastikan tubuhnya dalam keadaan sehat. Sebab, pada sebagian orang melakukan imunisasi dalam kondisi tubuh yang menderita penyakit ringan dapat berisiko membawa efek samping lainnya. Katakan kepada petugas mengenai kondisi tubuh agar petugas mengetahui apakah seseorang memungkinkan untuk melakukan imunsasi saat itu atau tidak.

Sumber artikel:

https://www.cdc.gov/flu/protect/whoshouldvax.htm