Vaksin MR untuk Anak

Poetri | Senin, 24 Juni 2019

Vaksin MR untuk anak penting untuk melindunginya dari Campak dan Rubella. Ingat kedua penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. Untuk melindungi anak dari Campak dan Rubella, anak perlu diberikan vaksin MR (Measles dan Rubella). Tidak ada pengobatan khusus untuk Campak dan Rubella, tetapi vaksin MR untuk anak dapat mencegahnya.

Dikutip dari laman depkes, pemerintah Indonesia berkomitmen melakukan upaya pencegahan dengan imunisasi MR, untuk mengeliminasi penyakit Campak dan mengendalikan penyakit Rubella yang bisa menyebabkan Congenital Rubella Syndrome (CRS). Salah satu strateginya dengan melaksanakan Kampanye dan Introduksi Imunisasi Measles Rubella (MR). 

Vaksin MR diberikan pada anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama masa kampanye imunisasi MR, Agustus-September 2017 untuk seluruh wilayah di pulau Jawa dan Agustus-September 2018 untuk seluruh wilayah di luar pulau Jawa, tanpa mempertimbangkan status imunisasi maupun riwayat penyakit Campak dan Rubella sebelumnya.

Kampanye imunisasi MR dilakukan dalam dua fase, pada bulan Agustus, imunisasi MR diberikan untuk Anak Usia Sekolah di sekolah-sekolah (SD/MI/ Sederajat, SMP/MTS/sederajat), sedangkan untuk bayi dan anak yang belum bersekolah dan anak usia sekolah yang tidak bersekolah, diberikan pada bulan September di Posyandu, Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan lainnya.

Melansir laman searo.who.int, imunisasi dilakukan dengan menggunakan alat suntik sekali pakai (autodisable syringe/ADS) 0,5 ml, yang bertujuan untuk menghindari pemakaian berulang jarum sehingga dapat mencegah penularan penyakit HIV/AIDS, Hepatitis B dan C. Penyuntikan dilakukan pada otot deltoid di lengan kiri atas. 

Dosis kampanye vaksinasi MR tambahan ini akan meningkatkan kekebalan anak dan melindungi keseluruhan anak serta masyarakat dengan menghilangkan penularan campak dan rubela. Setelah kampanye, vaksin MR tetap menjadi bagian dari imunisasi rutin dan akan menggantikan vaksin campak, yang diberikan pada anak usia sembilan bulan, 18 bulan dan anak kelas satu SD/sederajat tanpa dipungut biaya.

Untuk mencegah terjadinya komplikasi efek samping dari vaksin MR untuk anak yang tidak diinginkan, sebaiknya jangan vaksinasi jika anak memiliki:

- Penderita penyakit berat, demam tinggi atau penyakit serius lainnya (misalnya: tidak sadar, kejang, dll)

- Anak-anak yang dirawat di rumah sakit

- Riwayat reaksi alergi berat terhadap vaksin campak / rubela di masa lalu

- Penderita imunokompromais berat, anak dengan terapi steroid atau obat imunosupresan

Sudah jelas kan pentingnya vaksin MR untuk anak.

Sumber:

http://www.searo.who.int/indonesia/topics/immunization/petunjuk_teknis_kampanye_dan_introduksi_mr.pdf?ua=1

http://www.depkes.go.id/article/view/17072000002/imunisasi-measles-rubella-lindungi-anak-kita.html

http://www.searo.who.int/india/topics/measles/faqs_measles_rubella_vaccine_english.pdf