7 Fakta Penting Seputar Pneumonia Anak

INILAH.COM, Jakarta Pneumonia, atau radang paru, masih menjadi pembunuh utama bayi dan balita di dunia, lebih banyak dibanding penyakit lain seperti HIV/AIDS, malaria, dan campak.Berdasarkan data statistik, satu anak meninggal akibat pneumonia setiap 15 detik dengan jumlah 5.500 anak tiap hari dan dua juta anak tiap tahun.

Nah, untuk menghindari hal tersebut terjadi, lebih baiknya, Anda sebagai orang tua untuk mengetahui beberapa fakta penting seputar pneumonia pada bayi dan balita.

1. Pneumonia adalah infeksi yang menyebabkan paruparu meradang. Kantongkantong udara dalam paru dipenuhi nanah dan cairan sehingga kemampuan menyerap oksigen menjadi kurang dan dapat menyababkan kematian.

2. Pneumonia umumnya disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur.

3. Bakteri streptococcus pneumonia menjadi salah satu penyebab umum radang paru, hidup secara normal di rongga hidung dan tenggorokan. Penularannya melalui percikan ludah ketika berbicara, batuk, dan bersin. Lebih parahnya, bakteri tersebut sangat kebal terhadap antibiotika.

4. Pneumonia yang banyak menyerang anak dibawah umur dua tahun ini biasanya diawali oleh gejala infeksi saluran pernapasan atas akut berupa demam yang disertai batuk. Bila sakit berlanjut maka akan timbul napas cepat yang menandakan anak kemungkinan besar mengalami pneumonia. Gejala yang lebih berat lainnya berupa sesak napas.

5. Tidak mendapatkan ASI esklusif, memiliki gizi buruk yang menyebabkan sistem imun rendah, dan terkena asap rokok, serta polusi udara dalam ruangan meningkatkan resiko anak terkena radang paru.

6. Imunisasi merupakan cara penanggulangan yang paling efektif terhadap pneumonia, namun cakupannya masih rendah.

7. Berdasarkan riset, pneumonia berpeluang terjadi pada anak dengan penyakit kronik seperti asma, bronkitis, diabetes militus hingga HIV/AIDS. [mor]

sumber : http://gayahidup.inilah.com/read/detail/1863041/7faktapentingseputarpneumoniaanak

Please Post Your Comments & Reviews

Your email address will not be published. Required fields are marked *