Ciri-Ciri Vaksin Palsu

cover

Akal pikiran manusia memiliki banyak kegunaan, salah satunya adalah untuk mempertahankan hidup. Kehidupan yang semakin kompleks menyebabkan manusia terkadang lepas dari kendali sifat kemanusiaan. Salah satu contohnya yang sedang ramai diberitakan akhir-akhir ini. Beberapa orang memproduksi vaksin palsu dengan alasan faktor ekonomi.

Tanpa keahlian dan peralatan khusus, mereka membuat vaksin dengan mencampurkan beberapa bahan baku agar menyerupai produk asli. Para pelaku mencampurkan antibiotik gentamicin dengan cairan infus. Produk vaksin yang dipalsukan seperti vaksin polio, hepatitis B, campak, tetanus dan BCG. Bila vaksin ini digunakan maka akan berdampak fatal pada kesehatan pengguna. Agar Bunda tidak tertipu, yuk kenali ciri-ciri vaksin palsu berikut ini:

  1. Harga biasanya jauh lebih murah drpd produk asli.
  2. akan dijual secara bebas dan tanpa pengawasan dokter.
  3. Tidak mencantumkan dot merah. Dot merah artinya obat-obatan yg hrs dibeli dengan resep dokter dan dibawah pengawasannya
  4. Kemasan lebih kasar dan tidak bersih karena hasil daur ulang .
  5. Nomor batch tidak bisa terbaca dengan jelas.
  6. Warna dari rubber stoper yang berbeda dengan produk asli.
  7. Tidak ada nomor ijin edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Mulai sekarang lebih hati-hati ya Sahabat Imun, cek terlebih dahulu sebelum vaksin digunakan. Jangan tergiur dengan harga yang lebih murah karena akan berdampak sangat vital pada kesehatan anak. Bila menemukan vaksin palsu segera laporkan kepada pihak yg berwajib ya. (dg)

infografis vaksin palsu

Referensi:

Detik.com
Tribunnews.com
republika.co.id

Please Post Your Comments & Reviews

Your email address will not be published. Required fields are marked *