IDAI : Jangan Tunda Imunisasi Dasar Anak di Tengah Pandemi

Yuni | Rabu, 10 Juni 2020

Jakarta, Beritasatu.com - Orang tua diminta tidak menunda pemberian imunisasi pada anak-anak yang masih harus menerima imunisasi lengkap, meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir. Sebab, jika imunisasi lengkap tidak dilakukan, akan terjadi outbreak wabah lain karena imunisasi untuk mencegah sejumlah penyakit tidak dilakukan.

Apalagi imunisasi wajib yang diberikan sangat penting untuk mencegah penyakit menular yang memang vaksinnya sudah ditemukan.

Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Kesejahteraan Anggota Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Hartono Gunardi mengatakan, pandemi sangat menghambat program imunisasi karena banyak orang tua yang takut membawa anaknya ke posyandu, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya untuk diberikan imunisasi

"Ini akan berpotensi menyebabkan double outbreak, karena kita sudah mengalami pandemi Covid-19. Mudah-mudahan jangan sampai terjadi outbreak penyakit yang bisa dicegah lewat imunisasi," katanya dalam telekonferensi di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (8/6/2020).

Ia mencontohkan, campak sesungguhnya lebih berbahaya. Dalam kasus Covid-19, satu orang terinfeksi bisa menularkan ke 3-4 orang. Sementara dalam kasus campak, dari satu orang bisa menularkan ke 18 orang. Jika droplet orang terdampak Covid-19 bisa berjalan hingga dua meter, droplet orang yang terkena campak bisa mencapai enam meter.

Hal serupa juga terjadi pada difteri. Jika imunisasinya tidak diberikan kepada anak, penyakit itu akan berbahaya. Pabrik pembuat serum di luar negeri sudah menutup produksinya karena memang di negara tersebut sudah tidak ditemukan lagi penyakit tersebut. Ketika anak tidak diberi vaksin mencegah difteri maka anak dalam ancaman bahaya.

"Ketika terlambat memberi imunisasi karena terkendala pandemi, maka bisa dilakukan imunisasi kejar," ucapnya.

Misalnya, saat anak berusia 9 bulan dan belum mendapat imunisasi difteri 3 maka bisa digabung saat pemberian imunisasi campak (MR) secara bersamaan. Orang tua diminta tidak khawatir karena beberapa imunisasi bisa diberikan sekaligus.