Mencegah Hepatitis Pada Anak Cukup Lakukan Kebiasaan Ini

Poetri | Kamis, 11 April 2019

Hepatitis merupakan penyakit peradangan hati yang disebabkan oleh virus. Penyakit yang mudah ditularkan ini tentu berbahaya khususnya pada anak-anak. Maka dari itu, ada beberapa kebiasaan mudah yang bisa dilakukan untuk mencegah hepatitis pada anak. Berikut daftar cara mencegah hepatitis pada anak

1. Menjaga kebersihan lingkungan

Kebersihan menjadi salah satu hal utama saat ingin mencegah hepatitis pada anak. Pastikan anak mengkonsumsi makanan yang bersih dan sehat. Sebab, bisa jadi anak mendapatkan makanan yang dibuat oleh orang yang terinfeksi hepatitis. Penyebaran bisa terjadi saat orang tersebut tidak mencuci tangan dengan baik apalagi setelah menggunakan kamar mandi. Maka penting bagi anak untuk tidak jajan di sembarangan tempat.

Anak juga harus terbiasa untuk membersihkan diri sebelum makan maupun setelah dari kamar mandi. Hal ini juga bisa mencegah penyebaran virus. Penggunaan air bersih juga penting untuk diperhatikan karena air dapat terkontaminasi oleh tinja yang terinfeksi. Hal ini menjadi masalah di negara berkembang yang memiliki pembuangan limbah yang buruk. Indonesia termasuk salah satu negara tersebut. Penting untuk memastikan air yang masuk ke dalam tubuh telah benar-benar bersih.

2. Menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi

Berlibur memang menyenangkan tetapi hati-hati jika datang ke negara yang penyebaran hepatitis cukup tinggi. Selain itu, menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi juga penting bagi anak. Pastikan makanan yang dikonsumsi khususnya susu, daging dan ikan dimasak dengan matang kecuali sudah yakin membelinya di tempat yang aman. Jangan berbagi alat pribadi seperti sikat gigi. Pastikan pula makanan yang dikonsumsi dalam keadaan sehat terutama dicuci sebelum dimasak. Hal ini sangat penting agar memastikan makanan aman dari infeksi virus hepatitis.

3. Melakukan vaksinasi

Vaksin Hepatitis B masuk ke dalam salah satu daftar imunisasi dasar yang wajib diberikan pada bayi baru lahir. Maka, vaksin Hepatitis B paling optimal diberikan pada bayi kurang dari 24 jam setelah lahir, kemudian dilanjutkan dengan dua atau tiga dosis lanjutan agar lengkap. Dosis pertama pada saat baru dilahirkan, dosis kedua pada usia 1-2 bulan, dosis ketiga pada usia 3 bulan, dan dosis keempat pada usia 4 bulan. Sebagian bayi menerima empat dosis jika menggunakan vaksinasi hepatitis kombinasi. Keberhasilan mencegah hepatitis dengan vaksinasi mencapai 99% jika diberikan secara lengkap.

Sumber artikel:

  1. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=hepatitis-in-children-90-P02517
  2. https://www.webmd.com/hepatitis/understanding-hepatitis-prevention