Meski Sehat, Positif Korona Harus ke RS

Yuni | Senin, 30 Maret 2020

GUNUNGKIDUL, Jawa Pos, Pasien positif Covid-19 warga Kecamatan Ponjong, Gunungkidul, yang sempat mengisolasi diri di rumah dijemput petugas medis kemarin (26/3). Kondisi pasien tampak sehat Namun, aktivitasnya bisa menularkan penyakit ke orang lain. "Kami meragukan (pasien) tidak bisa mengisolasi sendiri, maka dijemput petugas medis. Dia diisolasi ke RSUD Wonosari," kata Kepala Dinkes (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawati kemarin (26/3).

Kendati kondisi pasien Covid-19 baik-baik saja seperti orang sehat pada umumnya, yang bersangkutan dapat menularkan penyakit "Jadi, harus diisolasi betul. Mulai kamar sendiri, piring sendiri, minum sendiri, begitu juga perlengkapan mandi. Tidak boleh ada kontak dengan keluarga maupun orang lain," ujarnya. Tanpa bermaksud mengucilkan, lanjut Dewi, jaga jarak diberlakukan kepada siapa pun. Minimal 14 hari. Jika dalam rentang waktu tersebut tidak ada keluhan, isolasi baru dihentikan.

"Pasien positif (Covid-19) harus dikonfirmasi dengan laboratorium. Sampai dua kali negatif baru free (bebas dari Covid-19)." Disinggung mengenai ketersediaan obat, lanjut dia, penanganan virus tidak perlu obat khusus. Penanganannya sesuai gejala yang dirasakan pasien. Misalnya, kalau batuk diberi obat batuk, jika panas diberi obat penurun panas. dan seterusnya. "Yang utama meningkatkan daya tahan tubuh pasien Covid-19, meningkatkan imunitas agar bisa mengeliminasi virus tersebut" ucapnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Gunungkidul Immawan Wahyudi menyatakan, bersama dewan, kepolisian, TNI, dan pihak terkait mengunjungi wilayah Kecamatan Ponjong untuk melakukan pengecekan penyemprotan disinfektan. "(Pasien positif Covid-19) sudah ditangani untuk dikonsultasikan ke RS Sardjito. Informasi pasien tersebut awalnya dari Dinkes DI)," kata Immawan.Kemudian, ada pemberitahuan ke Dinkes Gunungkidul setelah yang bersangkutan pulang ke rumah. Tapi, yang bersangkutan saat ini sudah di-handle.

Tagged :