VAKSINASI TERLEBIH DAHULU SEBELUM KE LUAR NEGERI

ewde

Belakangan , wabah penyakit kian menyerang di berbagai penjuru dunia. Negara sati dan lainnya berbeda satu dengan yang lain wabahnya. Imunisasi penting dilakukan sebelum anda pergi ke Negara-negara yang sedang dilanda wabah. Alasannya adalah karena imunisasi membantu melindungi anda dari wabah penyakit, resiko penularan bisa diminimalisir, dan perjalanan liburan bisa anda nikmati dengan tenang.
Beberapa Negara menghaurskan anda mengisi formulir yang menyatakan anda telah diimunisasi dengan berbagai vaksin. beberapa Negara mewajibkan para wisatawan di vaksin untuk beberapa penyakita seperti wabah demam kuning, flu burung, flu spanyol, cacar, dbd, dan lain sebagainya. Hal tersebut sesuai dengan hokum yang berlaku di Negara masing-masing.

Lalu, bagaimana Negara yang saya tuju tahu saya telah melakukan vaksin ?

Mereka tahu dari rekam medis anda! Kemanapun Negara tujuan anda, sebaiknya anda membawa surat yang menyatakan anda telah di vaksin beberapa penyakit. Dokter anda di Indonesia tentunya tidak akan sulit memberikan keterangan tersebut, bukan ? hal ini akan sangat berguna mengingat Indonesia sendiri tidak begitu bagus recordnya mengenai kesehatan masyarakatnya.

Negara yang saya tuju tidak memerlukan surat keterangan imunisasi, artinya saya tidak perlu melakukan imunisasi sebelum bepergian?

Salah, imunisasi adalah untuk keamanan anda sendiri. Siapa yang menyangka pulang dari berlibur anda terkena wabah penyakit dari Negara asal. Tidak mau , bukan ? Lakukan imunisasi!

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan imunisasi ?

Langkah awal yang harus anda lakukan adalah , temui dokter dan ceritakan mengenai rencana anda bepergian. Anda bisa menemui dokter 3 bulan sebelum anda merencanakan suatu liburan, mau jadi atau tidak liburan nya yang penting anda sudah menemui dokter tersebut.
Sebenarnya obat akan bekerja beberapa minggu setelah disuntikan maka ada harus jauh-jauh hari di imunisasi sebelum pergi ke Negara tujuan. Obat tersebut pun di dalam diri anda memiliki jangka waktu sebelum sampai waktunya anda tidak terlindungi lagi. Vaksin tersebut ada yang berlaku untuk beberapa minggu, bulan, bahkan tahun. Seperti hepatitis berlaku satu hingga tahun sekali, influenza satu tahun dua kali, TBC satu tahun satu kali, dan lain sebagainya.
Sebagai informasi, bagi anda yang pernah diimunisasi sebelumnya dan anda sekarang akan melakukan imunisasi lagi, sebaiknya anda hanya disuntik cairan booster untuk vaksin. Hal tersebut lumrah untuk dilakukan. Imunisasi juga bisa dilakukan bersamaan, jadi bila anda akan bepergian dan membutuhkan banyak imun, anda bisa disuntik sekaligus banyak .

Imunsisasi apa yang saya butuhkan ?

Dokter yang menangani anda tidak hanya butuh informasi kemana anda akan pergi, tapi juga berapa lama, lokasi spesifik ( di daerah desa atau anda akan tinggal di resort) , imunisasi yang pernah anda peroleh,serta apakah ada penyakit lain yang anda derita seperti alergi atau lainnya.
Sebagai informasi beberapa vaksin yang harus anda update terus menerus antara lain tetanus, polio, influenza. Kenapa ? karena ketiga penyakit ini telah menyebar di seluruh dunia dan bukan tidak mungkin anda bisa terkena di Negara maju sekalipun, tidak ada yang tahu!

Vaksin apa lagi yang saya butuhkan ?

Anda butuh vaksin kolera bila anda ke amerika selatan dan afrika karena untuk melewati imigrasi anda akan dipintai surat keterangan imunisasi ini walaupun tidak wajib. Hepatitis A dan Hepatitis B diperlukan bila anda bepergian ke Africa, Cina, dan India terutama bila anda pergi dalam jangka waktu lama. bila akan pergi ke Filipina, Kepulauan Pasifik, dan Jepang lakukan vaksin Japanese encephtalis( virus yang dibawa oleh nyamuk). Meningococcal Meningitis diperlukan bila anda ke Negara seperti Zambia, Malawi, Sri Lanka, Vietnam, dan Negara berkembang lainnya. TBC adalah vaksin wajib sebelum anda ke Negara berkembang, atau di Indonesia sekalipun anda wajib melakukan vaksin terlebih dahulu karena penyebarannya sangat cepat dan mudah. Apakah ada efek samping dari imunisasi ? Ya, ada . Ingat bila anda sedang hamil atau sedang menjalani medikasi tertentu anda tidak boleh sembarangan di imunisasi, sebaiknya anda diskusi dengan dokter mengenai hal tersebut.

Di beberapa kasus, setelah imunisasi timbul alergi. Alergi yang dimaksudkan adalah , gejala yang timbul setelah disuntik, sebagai cotoh bila anda telah di suntik hepatitis anda akan demam terlebih dahulu. Hal tersebut lumrah , namun bila anda mengalami kejang-kejang sebaiknya anda temui dokter tempat anda mendapatkan vaksin.

Sumber : jalanjalan.com

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>