Campak

Penyakit ini disebabkan oleh virus campak yang mudah menular lewat percikan ludah melalui jalan pernapasan. Akibat virus ini, tubuh terkena gejala berikut: demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan timbul bercak-bercak merah di kulit. Di kemudian hari, campak berdampak buruk bagi penderitanya, diantaranya: kurang gizi akibat diare berulang dan berkepanjangan yang lazimnya terjadi pascacampak; sindrom radang otak pada anak di atas usia 10 tahun; dan bagi penderita tuberculosis paru, sakitnya menjadi lebih parah.

Penyakit campak ada di seluruh dunia. Umumnya terjadi pada awal musim hujan, di saat kelembaban relatif rendah. Setidaknya, wabah campak terjadi tiap 2-4 tahun sekali, berbarengan dengan situasi kala meningkatnya jumlah anak yang belum divaksinasi campak.

Pada awal 1980, cakupan imunisasi campak global hanya 20%, sehingga didapat lebih dari 90 juta kasus. Pada pertengahan 1990, dengan cakupan imunisasi 80%, angka tersebut turun tajam hingga 20 juta kasus. Jadi, dengan cakupan vaksinasi 80%, masih sulit untuk memberantas penyakit campak.

Pada 1995, World Health Organizatiton (WHO) dengan programnya The Expanded Programme on Immunization (EPI) telah mencanangkan target menurunkan kasus campak hingga 90,5% dan kematian hingga 95,5% dari tingkat sebelum EPI. Strategi untuk eliminasi penyakit campak adalah melakukan imunisasi massal pada anak umur 9 bulan-12 tahun, meningkatkan cakupan imunisasi rutin pada bayi umur 9 bulan, melakukan pemantauan secara intensif dan memberikan imunisasi campak di Sekolah Dasar.

Tercatat 875 ribu kasus orang meninggal karena penyakit campak, dari perkiraan 30 juta kasus. Angka kejadian tersebut merupakan 50%-60% dari 1,6 juta penderita penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Secara global, nyata benar bahwa campak masih menjadi penyebab kematian terbanyak pada bayi dan anak. Pencegahan dapat dilakukan dengan vaksinasi campak.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>