Cegah Polio dengan Imunisasi

Pemandangan yang selalu membuat miris ketika melihat seorang anak yang hanya bisa digendong ibunya, dia tidak bisa bermain seperti anak lainnya hanya pasrah dengan pandangan harap ingin seperti yang lain. Anak itu terkena penyakit Polio, Polio menjadi mimpi buruk di berbagai negara karena tidak ada obatnya.  Jika ini sudah terjadi siapakah yang perlu disalahkan, takdirkah atau orangtuakah lingkungankah ?

Penyakit Polio adalah penyakit infeksi yang menyebabkan kelumpuhan kaki. Polio disebabkan oleh enterovirus, poliovirus (PV) yang sangat infeksius, yang terutama mempengaruhi anak-anak muda dan disebarkan melalui kontak langsung orang ke orang, dengan lendir, dahak, feces, yang terinfeksi atau oleh kontak dengan makanan dan air yang terkontaminasi oleh feces dari individu lain yang terinfeksi. Virus berlipat ganda dalam sistim pencernaan dimana ia dapat juga menyerang sistim syaraf, menyebabkan kerusakan syaraf yang permanen pada beberapa individu-individu.

Virus Ribuan Tahun

Polio disebabkan oleh virus dan telah ada beribu-ribu tahun. Di Mesir ada benda-benda yang melukiskan individu-individu dengan fitur-fitur khusus dari kelumpuhan setelah polio. Polio telah disebut dengan banyak istilah  yang berbeda, termasuk kelumpuhan anak-anak, kelemahan dari anggota-anggota tubuh bagian bawah (kaki-kaki dan tangan-tangan), dan spinal paralytic paralysis. Polio disebabkan oleh virus  poliomyelitis dan diambil dari bahasa Yunani: polios (abu-abu), myelos (sumsum), dan itis (peradangan).

Diperkirakan 2%-5% dari  yang terinfeksi terus mengembangkan gejala-gejala yang lebih serius yang mungkin termasuk ke soal pernapasan dan kelumpuhan. Sampai saat  ini, tidak ada penyembuhan untuk polio; hanya vaksinasi dapat mencegah penyebaran dari penyakit, dan meskipun di dunia yang telah berkembang (negara maju) hampir tidak terdengar, secara global, polio tetap penyakit yang cukup umum. Organisasi internasional berusaha untuk percaya  untuk dapat membasmi polio pada tahun 2000, namun ini kenyataan tidak semudah yang diharapkan.

Gejala dari yang terinfeksi  polio  mirip gejala flu yang ringan, termasuk kelelahan, malaise, demam, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan muntah. Gejala ini mungkin hanya berlangsung 48-72 jam,  bagaimanapun, orang yang terinfeksi polio  akan terus menerus melepaskan virus dalam feces mereka untuk periode yang berkepanjangan, media sebagai reservoir (gudang) untuk infeksi-infeksi berikut.

 Polio Virus

Penyakit Polio disebabkan oleh poliovirus, yang adalah virus RNA kecil yang menyebar melalui kontak dengan lendir oral (mulut, hidung, dll). Biasanya, virus melekat pada dan menginfeksi sel-sel usus, berlipatganda, dan dikeluarkan dalam feces dari orang  yang terinfeksi.  Sekitar  2% pada kasus ini, virus menyebar dari sistim percernaan ke sistim syaraf dan menyebabkan penyakit kelumpuhan. Virus Polio juga masuk ke dalam tubuh melalui rongga mulut, biasanya akibat tangan yang terkontaminasi dan terinfeksi dari orang lain yang terjangkit virus tersebut.

Penyebaran polio dengan cara oral-fecal, orang terinfeksi dapat menyebarkan melalui kontak lendir, dahak, feces. Virus polio masuk ke tubuh melalui saluran pencernaan jika makanan atau minuman kita tak sengaja tercemar virus polio. Oleh karena itulah sejak dini, anak harus diberikan kekebalan tubuhnya terhadap virus polio melalui imunisasi pada usia 2, 3, dan 4 bulan.

Anak-anak yang terinfeksi polio menunjukkan gejala kaku tengkuk, kaku punggung dan kaki selama 2-10 hari kemudian akan sembuh total. Hanya sekitar 2% dari anak yang terkena polio akan lumpuh total. Tambahan imunisasi polio masih sangat diperlukan oleh anak-anak yang sudah diberikan imunisasi. Karena untuk menghadapi wabah, tubuh anak perlu mendapatkan tambahan kekebalan.

Bertahan Dari Virus  Polio

Penyakit Polio itu sangat menular dan tidak ada obatnya, hal yang paling dapat dilakukan untuk mencegah Polio adalah dengan memberikan vaksin Polio. Reservoir utama dari virus ini adalah manusia, sehingga jika seluruh manusia mempunyai kekebalan , maka virus ini tidak akan memiliki kesempatan hidup di dunia dan akan punah.

Maka diperlukan ambang herd immunity atau kekebalan kelompok. Di negara berkembang  treshold kekebalan kelompok harus diatas 97 %. Dengan demikian vaksin merupakan alat pencegahan efektif yang dapat memusnahkan virus polio seperti yang sedang diupayakan oleh seluruh negara dunia.

Ancaman polio amat mudah menular dan amat ditakuti di banyak Negara. Oleh karena itulah banyak negara yang mewajibkan memberikan imunisasi polio bagi bayi dan balita. Oleh karena itu cegahlah Polio sejak dini dengan Imunisasi. (RJ)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

WP Socializer Aakash Web