TBC

Penyakit Tuberkulosis (TB) disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Sumber penularan bakteri berasal dari dahak penderita dewasa yang mengandung kuman. Bila penderita batuk, bersin, dan berbicara, percikan dahak yang mengandung kuman tuberculosis akan disebarkan ke udara sehingga terhirup oleh anak atau dewasa lain di sekitarnya.

Pada bayi dan anak, bila penyebaran kumannya lewat saluran nafas dan aliran darah, akan menimbulkan radang paru dan radang selaput otak (meningitis) berat, yang dapat mengakibatkan kematian atau cacat.

Di Indonesia, angka kejadian TB masih tinggi, menempati urutan ke-3 setelah India dan China. Diperkirakan penderita TB pada tahun 2006 sekitar 234 orang per 100.000 penduduk. Menurut WHO, diperkirakan 175 ribu orang di Indonesia setiap tahun meninggal dunia karena TB dan terdapat 450 ribu kasus baru setiap tahun. Penyakit ini menyebabkan kematian nomor 2 setelah jantung dan pembuluh darah.

Tuberkulosis pada anak paling sering menyerang paru, tetapi karena kekebalan tubuh bayi dan anak belum sebaik dewasa, kuman ini dapat menyerang selaput otak yang menyebabkan meningitis tuberkulosa, menyerang sendi (koksitis tuberkulosa), ginjal, hati, dan juga usus. Penyakit ini berpotensi menyebabkan kecacatan fisik dan perkembangan mental, bahkan menyebabkan kematian.

Memertimbangkan tingginya angka kejadian TB di negara kita, dengan kemungkinan beratnya penyakit TB bila mengenai bayi dan anak sementara proses penularannya sulit dicegah, maka pencegahan paling efektif adalah melalui vaksinasi BCG.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>