Campak, Kenali dan Lakukan Pencegahan Sejak Dini

Apakah anak anda mengalami demam yang disertai batuk dan sakit ketika menelan? Apakah  muncul ruam kemerahan pada kulit yang disertai dengan rasa gatal? Sudahkah anda memeriksakan anak anda ke dokter? Apabila anda mengalami hal-hal di atas anda patut waspada karena mungkin anak anda terkena penyakit campak.

Measles atau yang biasa dikenal dengan  campak adalah penyakit menular yang ditimbulkan akibat infeksi virus. Perlu diketahui bahwa penyakit ini ditularkan melalui air liur yang sudah terkontaminasi virus. Campak biasa menyerang anak-anak usia kurang dari 12 bulan yang belum diimunisasi hingga pada usia remaja dan dewasa muda. Orang yang telah terinfeksi campak akan mengalami kekebalan seumur hidup.

Untuk mengetahui penyakit campak secara lebih lanjut, anda dianjurkan untuk mengenali gejala dari penyakit ini terlebih dahulu. Gejala pada campak  biasanya diawali dengan demam, menggigil kedinginan , batuk-batuk, hidung dan mata berair, serta tubuh yang menjadi lemas. Setelah penyakit tersebut bertahan selama 2-4 hari, akan muncul ruam-ruam merah besar pada kulit wajah dan leher serta selaput lendir mulut, lalu akhirnya menjalar ke seluruh bagian tubuh.

Ketika penyakit ini mencapai puncaknya, anak yang menderita penyakit campak akan mengalami kenaikan suhu tubuh hingga mencapai 40 derajat celcius. Penderita akan mengalami pembengkakan di sekeliling mata serta mata menjadi lebih sensitif ketika menangkap cahaya sehingga cenderung merasa silau. Dalam waktu 2-3 hari, demam akan mulai turun. Ruam-ruam pada tubuh akan mulai menghilang dan biasanya meninggalkan bekas berwarna coklat kehitaman yang akan bertahan hingga seminggu atau lebih.

Apabila buah hati anda terjangkit campak, anda tidak perlu panik. Penderita campak harus diberi perawatan yang sesuai  yaitu dengan terus beristirahat di tempat tidur bersuhu udara yang sejuk serta dilindungi dari cahaya yang terlalu terang. Untuk mengobati batuk yang ditimbulkan, berikanlah obat batuk yang cocok serta paracetamol untuk menurunkan demam. Jika kulit  terasa semakin gatal, sebaiknya anda memberikan bedak atau lotion anti gatal yang mengandung calamine untuk mengurangi rasa gatal. Pastikan anak anda tetap terjaga kebersihannya.

Penderita campak harus segera diobati karena berpotensi menimbulkan terjadinya komplikasi seperti radang tongsil, radang paru-paru, hingga radang otak. Dengan memberikan penanganan yang tepat, penyakit campak dapat disembuhkan dan komplikasi dapat dihindari. Meskipun sudah tersedia obat untuk menyembuhkan penyakit ini, namun bentuk pengobatan yang terbaik adalah dengan melakukan pencegahan sejak dini.

Sekarang ini vaksn campak sudah tersedia di berbagai puskesmas dan posyandu di Indonesia. Indonesia sebagai produsen vaksin campak terbesar telah mendistribusikan vaksin-vaksin tersebut ke seluruh pelosok negeri. Pemerintah secara gratis memberikan vaksin campak demi menjaga kesehatan masyarakat terutama anak-anak. Dengan membawa anak anda untuk melakukan vaksinasi campak, anda telah  melakukan upaya pencegahan yang tepat.

Lalu, kapan waktu yang  pas untuk melakukan imunisasi campak? Imunisasi campak sangat dianjurkan untukdilakukan ketika anak berusia sembilan bulan, ketika kekebalan yang didapat dari ibu sudah sangat menurun. Apabila dilakukan sebelum usia 9 bulan, anak masih mendapatkan kekebalan dari ibunya sehingga kekebalan dari vaksin tidak dapat terbentuk. Ketika hendak diimunisasi , pastikan bahwa anak anda berada dalam kondisi yang sehat agar kekebalan dapat diperolah secara optimal.

Tunggu apalagi, cegah penyakit campak dengan membawa anak anda imunisasi di usia yang tepat!

 

 

Sumber Referensi:

www.medkes.com

www.ayahbunda.co.id

www.doktersehat.com

 

 

 

 

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>