Imunisasi, Investasi Kesehatan Sejak Dini

Imunisasi bentuk salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah penyakit, karena dengan melakukan imunisasi pada si kecil berarti sama halnya seperti investasi kesehatan untuk masa depan. Melakukan imunisasi anak akan terhindar dari berbagai penyakit berbahaya dan cara yang paling efektif serta jauh lebih murah. Imunisasi khususnya di Indonesia sendiri sudah berlangsung sejak lama, dilaksanakan mulai dari tingkat posyandu, puskesmas hingga dokter praktek swasta.

Dengan imunisasi, akan memiliki kekebalan di dalam tubuhnya sehingga memiliki kesempatan untuk beraktivitas, bermain dan belajar tanpa terganggu masalah kesehatan. Namun sampai saat ini masih banyak orangtua yang kurang memiliki pemahaman mengenai imunisasi dan mitos yang salah mengenai imunisasi. Padahal dengan melakukan imunisasi anak akan memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Jadi jangan sampai tidak melakukan imunisasi ya!

Jadwal imunisasi pada si kecil diberikan beberapa kali, seperti:

  • imunisasi hepatitis B yang diberikan 12 jam setelah lahir, harus diberikan kembali saat berusia 1 dan 6 bulan.
  • Imunisasi BCG diberikan untuk mencegah tuberkulosis atau TBC, diberikan saat si kecil berusia 2 sampai 3 bulan melalui suntikan.
  • Vaksin DTP sejak si kecil berusia 3 sampai 6 minggu, untuk mencegah penyakit difteria, tetanus dan batuk rejan. Pemberian 3 kali imunisasi DTP sangat diperlukan karena si kecil tidak mendapatkan daya tahan alami saat ia masih dalam kandungan. Imunisasi DTP dapat diberikan bersama dengan imunisasi hepatitis B atau hib
  • Imunisasi Pneumokokus yang memberikan perlindungan terhadap infeksi pneumonia atau radang paru yang lebih lanjut dapat menyerang selaput otak ( radang selaput otak), dapat diberikan pada umur 2, 4, 6, 12-15 bulan. Pada umur 5-12 tahun, diberikan 2 kali dengan interval 2 bulan; pada umur > 1 tahun diberikan 1 kali, namun keduanya perlu dosis ulangan 1 kali pada umur 15 bulan atau minimal 2 bulan setelah dosis terakhir. Pada anak umur di atas 2 tahun PCV diberikan cukup satu kali.
  • Imunisasi rotavirus monovalen memberikan perlindungan si Kecil terhadap diare yang disebabkan oleh rotavirus. Sedangkan imunisasi varisela yang dapat diberikan setelah umur 12 bulan, atau sebelum si Kecil masuk sekolah dasar, memberikan perlindungan terhadap infeksi cacar air. Apabila belum mendapat vaksin campak umur 9 bulan, vaksin MMR yang mencegah penyakit campak (Measles), gondongan (Mumps) dan campak jerman (Rubella) dapat diberikan pada umur 12 bulan. Imunisasi lainnya adalah vaksin influenza yang umumnya dapat diberikan pada umur ≥ 6 bulan, setiap tahun, dan pada anak usia 6 bulan – < 9 tahun diberikan 2 kali dengan jarak waktu minimal 4 minggu.

Kebanyakan para bunda yang dikhawatirkan ketika akan melakukan vaksin pada bayinya adalah tangisan yang muncul saat di vaksin. Saat ini anda tidak perlu khawatir lagi untuk memberikan vaksin kepada si kecil karena ada tips mudah untuk menenangkan bayi yang menangis saat divaksin. Berikut tips nya seperti:

a)    Swaddling yaitu para bunda dapat memberikan selimut kepada bayi dengan teknik menyerupai burrito.

b)   Posisi badan seperti menempatkan bayinya pada posisi miring atau tengkurap.

c)    Suara, bunda dapat melakukan teknik suara shushing pada bayi.

d)   Gerakan mengayun dengan melakukan gerakan mengayun-ayun bayi.

e)    Memberikan ASI, bunda dapat memberikan sesuatu kepada bayi yang dapat dihisap seperti menyusui ASI atau dot. ASI dipercaya memiliki efek penghilang rasa sakit yang bagus bagi baik.

Maka segeralah bawa buah hati kecil anda untuk imunisasi agar tercegah dari berbagai penyakit atau infeksi yang tidak diinginkan serta buah hati anda akan tetap memiliki daya tahan tubuh karena dengan melakukan imunisasi sama halnya seperti investasi kesehatan pada anak anda sejak dini.

Sumber: www.imunisasi.net

http://kesehatananakku.com/imunisasi.html

http://www.ibudanbalita.com

www.infoimunisasi.com

 

 

 

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>