Vaksinasi Sebagai Pencegahan Pneumonia

Angka kematian anak balita akibat pneumonia di dunia terbilang masih tinggi. Salah satu cara penyakit yang dapat menyerang anak balita atau anak yang baru lahir adalah pneumonia. Pneumonia merupakan penyakit yang menjadi pembunuh nomor satu bagi anak-anak balita. Ada banyak penyebab seorang balita terserang pneumonia yakni pemberian ASI yang tidak eksklusif, kekurangan gizi, kepadatan hunian, polusi udara, serta kesulitan akses terhadap pelayanan kesehatan.

sumber: www.google.com
sumber: www.google.com

Selain menghindari faktor resiko di atas, pencegahan juga bisa dilakukan dengan melakukan beberapa pendekatan seperti perbaikan gizi, pengobatan pneumonia, penggunaan antibiotik secara benar dengan diawasi oleh petugas kesehatan, dan mengunjungi rumah sakit yang tepat untuk kasus pneumonia yang tergolong berat.

Namun untuk pencegahan yang paling efektif adalah melalui vaksinasi. Adapun vaksinasi yang tersedia untuk mencegah pneumonia secara langsung yakni Haemophilus influenza type b (Hib), Penumococcus (PCV), pertussis, dan vaksin campak.

Berikut penjelasan empat vaksin yang dapat mencegah penyakit pneumonia, yaitu:

1. Vaksin Heamophilus Influenza Type b (Hib)
Bakteri Haemophilus influenza type b (Hib) ini di negara-negara berkembang merupakan penyebab pneumonia. penggunaannya masih sangat terbatas karena harganya terbilang mahal. Di beberapa negara maju, penggunaan vaksin Hib telah masuk dalam program imunisasi nasional.

2. Vaksin Pneumococcus
Bakteri Pneumococcus menjadi penyebab utama pneumonia pada balita di negara-negara berkembang. Vaksin yang bisa digunakan oleh anak-anak di atas usia 2 tahun dikenal dengan nama pneumococcal conjugate vaccine (PCV).

“Dalam kebanyakan kasus penyebab utama pneumonia pada balita disebabkan oleh bakteri streptococcus pneumonia dan penyebab kedua yang sering ditemukan yaitu Haemophilus influenza type b atau hib,” kata Prof. Dr. dr. Bambang Supriyatno, Sp.A(K) dari UKK Respirologi IDAI Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI RSCM, Jakarta.

3. Vaksin Campak
Campak merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus campak. Pemberian vaksinasi campak bisa menurunkan kejadian penyakit campak pada balita dan juga menurunkan tingkat kematian akibat pneumonia.

4. Vaksin Pertussis
Penyakit pertussis ini dikenal sebagai batuk rejan atau batuk seratus hari. Vaksinasi terhadap penyakit ini sudah lama dilakukan di Indonesia dalam program imunisasi nasional, yang biasanya diberikan bersama dengan difteri dan tetanus.

Jadi pemberian vaksinasi ini sangat penting bukan hanya untuk menjaga balita dari pneumonia namun juga meningkatkan kekebalan tubuh agar jika nanti anak tumbuh akan kecil kemungkinan terkena penyakit. (RE)

Sumber:
• http://health.liputan6.com/

Please Post Your Comments & Reviews

Your email address will not be published. Required fields are marked *