DEMAM PASCA IMUNISASI, PROSES YANG ALAMI

Imunisasi merupakan alternatif sekaligus solusi yang tepat agar terhindar dari banyaknya virus dan bakteri yang berusaha menyerang tubuh manusia. Imunisasi merupakan suatu upaya pencegahan awal yang sudah banyak dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat khususnya di Indonesia dan sudah terbukti bisa mencegah kejadian penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri tertentu.

Orang tua pada umumnya, terutama para bunda yang sangat khawatir dan panik ketika melihat sang buah hatinya mengalami demam pasca imunisasi. Yang awalnya di harapkan untuk menangkal dari penyakit jahat, malah membuat buah hatinya menjadi sakit, sehingga pandangan  itu menyebar serta melekat di benak pada para bunda.

Sebagai catatan, bahwa demam bukan merupakan penyakit, tetapi merupakan alarm bahwa sedang terjadi sesuatu dalam tubuh. Perlu para bunda ketahui, bahwa efek demam pasca imunisasi itu adalah sebuah proses yang alami, ketika sang buah hati mulai di suntikan vaksin berisi virus atau bakteri  yang dilemahkan. Demam tersebut merupakan tanda bahwa tubuh berespon terhadap virus dan bakteri tersebut dan mulai membentuk sistem kekebalan. Demam setelah imunisasi tidak selalu terjadi. Hal ini juga dipengaruhi oleh respon individu seseorang.

Ketika buah hati mengalami gejala demam pasca imunisasi, pelukan hangat bunda akan membantu sang anak merasa lebih nyaman. Untuk itu ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk memberikan kenyamanan sang buah hati pasca imunisasi diantaranya :

 

  1. Jangan panik

Perhatikan perilaku anak, apakah ada perubahan jadi lemas atau tidak.

  1. Cegah dehidrasi dengan memberikan Air Susu Ibu (ASI)

Bagi anak yang masih menyusui, pemberian asi yang sering dapat mencegah dehidrasi dan menurunkan

demam pada anak anda.

  1. Skin to Skin Contact

Sentuhan antara kedua orang tua akan memberikan kehangatan pada sang buah hati, hal ini juga mampu       meredakan demam. Akan tetapi sentuhan antara anak dengan orang tuanya sebaiknya di lakukan di tubuh para Ayah, mengapa demikian? Karena tubuh para ayah cenderung lebih datar agar bisa mengurangi suhu yang tinggi. Tapi para ibu tak usah khawatir. Para Ibupun masih bisa melakukannya.

 

  1. Kompres dengan air hangat atau Kompres instan

Dengan cara mengkompres menggunakan air hangat ataupun dengan kompres instan yang di tempelkan di bagian dahi, yang akan berdampak pada turunnya suhu tubuh. Jika bagian tubuh yang di suntik itu membengkak, dapat dikompres untukmengurangi bengkak dan memberikan rasa nyaman

 

  1. Berikan pakaian yang sangat nyaman

Penggunaan pakaian pun perlu diperhatikan jika telah melakukan vaksinasi, kenakan pakaian yang nyaman disesuaikan dengan suhu ruangan dan jangan menggunakan pakaian yang tebal dan  ketat terutama dilokasi bekas suntikan.

 

Namun jika sang buah hati suhu tubuhnya mencapai lebih dari 38 derajat celcius, para bunda dapat memberikan obat penurun panas, atau bisa selanjutnya konsultasi dengan petugas kesehatan. Untuk itu jangan khawatir berlebihan dan takut untuk melakukan imunisasi pada  sang buah hati. Ingat sehat itu penting, maka dari itu lebih baik mencegah daripada mengobati.

 

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/in-depth/fever/art-20050997

Please Post Your Comments & Reviews

Your email address will not be published. Required fields are marked *