Benarkah Mengalami Demam Setelah Imunisasi Bukti Vaksin Bekerja?

Demam adalah salah satu KIPI yang menunjukkan reaktogenesitas vaksin, yaitu respons berupa gejala-gejala yang dialami tubuh pascaimunisasi, yang umumnya tidak nyaman. Sedangkan potensi kerja suatu vaksin dinilai dari imunogenisitas-nya, yang dapat diukur dari kadar antibody dalam darah. Selain itu,  tidak semua vaksin mempunyai KIPI yang sama. KIPI merupakan singkatan dari Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau Adverse Events Following Immunization (AEFI). Komite Nasional Pengkajian Penanggulangan (KOMNAS PP) KIPI  mendefinisikan KIPI sebagai kejadian medis yang berhubungan dengan imunisasi, baik berupa efek vaksin maupun efek samping; toksisitas (potensi membahayakan tubuh); reaksi sensitivitas (alergi); efek farmakologis ((khasiat yang ditimbulkan dari kandungannya); kesalahan program; koinsidensi (kebetulan, yaitu tidak ada hubungan sebab-akibat); reaksi suntikan; atau hubungan kausal (sebab-akibat) yang tidak dapat ditentukan. Selanjutnya, efek samping akan disebut dengan istilah KIPI.

Kesimpulannya, imunogenesitas dan reaktogenesitas adalah dua hal yang berbeda. Vaksin tetap bekerja walaupun tidak ada gejala demam sesudahnya. (IC)

 

Sumber:

dr. Arifianto, Sp.A. Pro Kontra Imunisasi Agar Tak Salah Memilih Demi Kesehatan Buah Hati. 2014. Jakarta: Noura Books (PT Mizan Publika)

 

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>